Thursday, 23 June 2016

Udara adalah belantara ramai
Di atas sini tidak ada perhitungan apa-apa
Tidak ada waktu yang menggebu
Tidak ada bayang-bayang takdir yang menyeringai

Ratusan kaki dari tanah 
Duduk tenang di atas burung besi
Melihat doa-doa memanjat tangga-tangga langit
Meninggalkan bumi yang angkuh
Mengucap selamat tinggal pada manusia-manusia malang

Cakrawala memeluk awan-awannya
Ia lebih bijaksana dibanding jejak yang setapak
Bisingnya mesin tidak seberapa
Bisik-bisik di bawah sana teramat keji

Aku ingin pergi, 
Kemana saja asal waktu berhenti. 
Aku ingin selalu ada di ratusan kaki
Selamanya mengulur ribuan jarak.

Mempercayakan nyawa
Mempercayakan apa saja yang masih tersisa
Pelarianku ada di angkasa

Semoga kita selalu terpisah

No comments:

Post a Comment