Friday, 12 May 2017

Cengeng

Terlahir jadi anak sulung membuat saya terpaksa dididik semandiri mungkin. Saya akan dimarahi kalau menangis. 
"Jangan nangis ah, anak mamah ga boleh cengeng."
Saya tumbuh jadi anak yang selalu punya keinginan, mimpi mimpi yang selalu ditulis, target target hidup, segalanya mesti terencana. Walau kadang buat saya keras kepala. 
Sedari kecil, badan saya kecil. Dokter anaknya juga bingung, tapi saya normal. 

Ini hari ketiga saya terbaring dengan suhu badan tinggi, menggigil dan menangis. 
Masih 4 minggu lagi. 
Saya kira karena saya sendiri yang merencanakan untuk ada di jurusan ini semua akan lebih mudah
Ternyata tidak selamanya saya adalah perencana ulung.
Saya tetap bertanya tanya mengapa semelelahkan ini
Saya tetap jenuh

Hari Minggu nanti Smansa Day, sudah merencanakan datang dari jauh jauh hari. 
Dan sekarang doanya hanya sembuhkan saya di hari Sabtu dan Minggu
Gak kuat kalau harus izin
Ketika masa sekolah dulu mungkin ada pikiran bolos sekolah dan pura pura sakit
Sekarang saya justru tidak mau sehari pun meninggalkan kuliah. Nyusulnya berat. 
Doakan ya teman teman.