Sunday, 13 March 2016

Maret, April dan Mei

Jadi tadi iseng menjelajah tempat nulis orang-orang, terus ada tulisan. Bikin sadar juga. 
Sekarang udah Maret, kalau dua tahun dan setahun yang lalu masih pusing mikirin danu ya?
"saat mereka pusing-pusing mau Opening, kita pusing mikirin UN"
nggak sengaja kemarin melihat mereka duduk di altar depan, ngumpul gitu. Lucu lihatnya, membayangkan pernah di posisi itu. 
dan sekarang jamannya Ujian Sekolah, kelas 10 dan 11 libur, biasanya dulu Danu Akbar. 
waktu berputar lebih cepat dari biasanya, hidup di lantai satu menjadikan lupa timeline gini. 
lupa kalau bulan-bulan ini dari dulu memang selalu menjadi bulan dimana harus berjuang dan berdoa lebih banyak, sebanyak-banyaknya. biar ditolong. 
"saat mereka minus sekian juta untuk closing, kita deg-degan buka pengumuman snmptn."
udah berjanji nggak akan banyak main habis UN nanti, bakal belajar. harus belajar. biarin aja dikata-katain monster. yang penting fona belajar. 
tapi the only exceptionnya closing smansa day. acara sakral. 
Bakal jadi tahun pertama nggak pakai baju panitia. 
Tahun pertama ikut loncat-loncatan di tengah. 
harus jadi orang gila ikut teriak-teriak. pokoknya mau bahagia. 

kemaren gak sengaja fudul hp orang gitu, terus ada yg bisa bikin senyum senyum, "fona waktu itu masih 14/30, entah shalat tahajud apa gimana hari Senin ada 36."
itu benar-benar titik balik sih buat saya, gimana saya diteriakin cupu sama di koridor lantai dua karena saya bener bener pesimis itu target bisa tercapai
"sekarang aja masih segini..."
terus pas tau Senin ada segitu saya langsung lari-lari senang
"tuh kata gua juga apa kan. makanya jangan pesimis."

Maret, April dan Mei. 
baik-baik ya, sama saya, sama mereka. sama kita. 

kalau ternyata memang segala hal bisa berubah menjadi secepat itu. 
ah, semangat fon.
pengen mencetak rekorkan? 

2 comments:

  1. DEUH KAYA TAU FON IDENTITASNYA HAHAHA

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete