Saturday, 14 November 2015


Sejak dahulu mengagumi senja, 
Tersihir dengan emasnya, 
Sebelum sedetik kemudian tiada
Seolah pengorbanan paling indah?
Ah, padahal senja itu, matahari sedang egois-egoisnya 

Bahkan hingga lupa definisi fajar,
Mungkin karena terlalu enggan berpetualang, 
Karena perjuangan melihat fajar bukan perkara mudah, 
Tidak bisa lari ke pantai, tapi harus naik ke gunung
Bukan menuju yang rendah, namun harus mendaki ke puncak tertinggi


Ternyata defini fajar adalah hangat
Menawarkan kenyamanan kala dingin menggigit tulang, 
Matahari di ambang batasnya naik perlahan, 
Tidak tenggelam 

Seharusnya cerita yang didamba manusia, begitu kan?
Yang menawarkan kehadiran, 
bukan kehilangan. 



Siklus matahari jadi nama bab bab di draft, 
Masih mau punya buku sendiri kan Fon?

No comments:

Post a Comment