Monday, 31 October 2016

Januari dan Juli

Butuh lebih dari sekedar waktu untuk melipat jarak
Mengurai jejak setapak yang ditinggalkan
Lalu memintalnya menjadi jubah sepanjang jalan
Berjaga jikalau nanti tersesat

Takdir hanya sedang menulis cerita perpisahan yang lain
Menyeret ke tempat antah berantah
Dimana semua kian asing 
Dan segalanya nampak bising

Hujan sudah basah di tiap sudut
Menghapus kalut tanda tanya
Menyisakan lipatan kenangan,
Tersimpan rapi di lemari kamar
Terkunci rapat hingga esok pagi

Malam sudah terlalu larut,
Semua kata kita menggantung di udara
Berhamburan mencari pemiliknya yang hilang di lain kota
Kata mereka ingin bahagia

Di ambang gelap dan terang
Manusia menanti pulang
Demi sorot yang tidak terbayar oleh pendar layar
Dan rasa ada yang hadirnya nyata

Lekas jauh, lekas pergi
Setidaknya, selalu ada Januari dan Juli.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Januari dua bulan lagi,
Semester satu berakhir dua bulan lagi,

Apa kabar, Fon?

No comments:

Post a Comment