04/07/2026

That time of the year

This is that time of the year again; the results for residency training are out. 
I am truly, genuinely happy for my friends who got accepted. They're about to start a big leap of faith. 
However, to be honest, this is like a biannual ritual for me to question my life choice. 

di satu sisi, aku tentu ingin juga menjadi bagian dari mereka, merayakan keberhasilan itu (dan rasanya saat ini itu lah jalan yang sedang aku tempuh, bekerja satu tahun, mencari surat rekomendasi, lalu mendaftar)
sounds like a plan

tapi nyatanya yang ku temui adalah langkah yang gontai setiap kali aku menemui "pasien", 
setiap kali membuat keputusan yang berkaitan dengan nyawa seseorang, 
lidah yang kelu setiap kali aku harus menyatakan kematian, 
dan kepala yang terus berisik tentang apakah sebenarnya memang hidup ini yang aku pilih

di sisi lain, aku juga merasa tidak sepintar itu untuk bisa bertahan, jangankan bertahan, memulai mempersiapkan semuanya saja aku merasa tidak sanggup
aku tidak pernah magang, publikasiku di bidang kardio hampir nihil, 
dan tentu saja mayoritas orang masih akan mempertanyakan, "jadi kamu mau sebenarnya mau apa?"

blog ini adalah saksi semua keraguanku, mulai dari putih abu, jaket kuning, hingga subfusc, 
jadi aku ingin lebih sering berdialog tentang kerisauan ini, 
aku pikir diterimanya aku jadi mahasiswa kedokteran membuat hidupku lebih jelas, 
ternyata kesimpulannya hidup memang akan selalu tidak jelas

residency training is another 5 years
phd is also another 4 years, 
sum it up and I need 10 years. 


jadi sebenarnya apa ya yang aku mau?