Wednesday, 21 November 2012

H-beberapa jam.

Setiap awal memang takdirnya punya akhir kan? Dan itu yang akan gue-kami-kita hadapin. 
Periode gue-kami-kita sebentar lagi selesai, tinggal menghitung jam, dan segala yang gue-kami-kita sandang selama 1 tahun lebih ini siap diserahin ke para calon sukses lainnya. Semuanya. Seengganya, selama masih jadi siswa SMP Negeri 1 Bogor, gue masih anggota organisasi itu, lambang itu selalu melekat, bukan sebatas di baju, tapi di dalam diri gue sendiri. Hanya posisinya beda, gue bukan lagi pengurus bukan lagi yang ngurusin tentang itu, gue cuma bisa menyaksikan kesuksesan mereka, aaamiiin. gue cuma bisa menyaksikan mereka mengalami apa yang gue-kami-kita alami, dan semua itu.... semua itu... ah ga bisa dijelasin dengan kata-kata. semua itu bikin gue jadi gue yang sekarang, gue yang lebih siap lebih matang buat ngadepin sesuatu yang namanya 'hidup', semuanya yang sangat amat berarti. 

Jujur sedih, banget. Ketika udah terlalu biasa tiap pulang sekolah dipanggil dengan panggilan yang sama dan kadang kadang bikin gue bosen._.v "Kepada dewan harian dan kepala bidang OSIS diwajibkan sekarang juga berkumpul di ruang OSIS" nanti setelah besok, gue akan mendengar panggilan itu, tapi sayang itu bukan lagi manggil gue-kami-kita. Gue sama sekali ga dipanggil walaupun merasa terpanggil. Sedih ya?

Beberapa jam lagi dan status akan berubah. calon akan menjadi dewan harian dan kepala bidang, dan dewan harian&kepala bidang menjadi mantan dewan harian&kepala bidang. 
Ga rela, seriusan ga rela, ga terima, ga mau, ga bisa, ga sanggup. Tapi, semuanya punya periode mereka masing-masing, ya gue sadar akan hal itu. 

Pengen ngulang semuanya dari awal. Gue kangen semuanya. Waktu itu hari Senin, 31 Oktober 2011. hari yang gue-kami-kita tunggu-tunggu. Nyaksiin aa teteh neriakin OSIS MPK FKK SPENSA, terus gue-kami-kita nunduk depan mereka, dengan posisi siap menyandang apapun yang akan berikan. terus mereka lepas apa yang selama satu tahun itu mereka sandang dan mereka nyerahin itu ke kami-kita. habis itu mereka pergi nitip sesuatu yang berharga sama kami dan gue tau persis perasaan mereka pasti sama dengan apa yang gue rasain sekarang. Yap, besok gue-kami-kita akan ngelakuin apa yang tahun lalu dilakuin ke kami, melepas dan menitip sesuatu yang sangat amat berharga dari kami, ke kalian. Para calon sukses lainnya. 

Tanggal 31 Oktober, gue balik ke kelas masih pakai selendang itu, megang selendang itu erat erat karena memang gue nyandang tanggung jawab yang besar, sekarang selendang beserta seluruh tanggung jawab gue siap berpindah lagi, terus menerus turun temurun, dan besok selendang itu udah bukan punya gue, gue cuma dititipkan dan sekarang waktunya gue menitipkan. 

Dek, maaf kalau disini teteh terlihat egois. Maaf kalau tulisan ini seakan teteh tidak mau melepaskan milik teteh yang memang seharusnya menjadi milik kamu lalu menjadi milik penerus kamu dan seterusnya. Kalian memang jahat, kalian jahat karena telah mengambil sesuatu yang amat berharga di hidup saya-kami-kita. Namun saya akan merelakan kejahatan itu, jika yang berbuat jahat itu kalian. Satu tahun dari sekarang, saya jamin kamu akan merasakan keegoisan semacam ini, ini egois yang tidak dapat ditahan lagi. Egois karena sudah terlalu sayang dan menikmati apa yang menjadi tanggung jawab kami. Keegoisan ini akan terus mengendap sampai kalian buktikan kesuksesan kalian. Saya mohon, bantu kami menghilangkan keegoisan ini, jadi sukses dan terus maju. Buktikan dek, kalau kalian memang lebih dari layak untuk merebut sesuatu yang sangat berharga ini dari kami. Saya percaya kalian bisa. 

Spensa, 
Bakti kami sudah usai, kami pamit dan kami mohon maaf atas segala ketidak sempurnaan yang terjadi selama kami menjabat. Terus maju, dengan pemimpin pemimpin baru. 


Semoga sukses, 
Mantan Kepala Bidang 8 
OSIS  SMPN 1 Bogor  
Masa Bhakti 2011/2012

No comments:

Post a Comment