Sunday, 29 January 2012

aku ini yang terkikis sepi,
menanti,
tanpa batas hari,
terkurung dalam ruang sunyi,
di dalam buih yang terkunci
aku berjanji,
nanti raga ini jadi saksi, 
berapa waktu yang tak akan pernah tehitung jari, 
yang ku buang dengan menaruh harap pada jiwa yang mati, 
masih bernyawa namun kaku, tanpa hati.
Bogor, 7 Oktober 2011- Fona Qorina
masih berharap bisa membidikan lensa ku atas senja yang dulu pernah milik kita.

No comments:

Post a Comment