Saturday, 31 December 2011

Teruntuk, Ksatria Bangsa

Kau bukan seorang prajurit berkuda,
Diri mu bukan panglima berlapis baju baja,
Di tangan mu, sebilah pedang pun tak ada,
Tapi engkau siap mempertaruhkan nyawa
Karena itu kami menyebut mu Ksatria.

Tak perlu berkuda, teriakan mu sudah membahana
Tak butuh baju baja, keteguhan mu telah melapisi seluruh jiwa dan raga
Tatapan mata mu lebih tajam dari sebilah pedang,
Siap menghunus siapapun yang menantang.
Kau pantas di sebut pahlawan, wahai para pejuang

Segalanya kau korbankan, nyawa pun kau pertaruhkan
Walau bermandi peluh, engkau tak pernah mengeluh,
Sampai ketika peluru tertuju tepat ke jantung mu, kau gugur.
Darah pun bersimbahan, semerbak mewangi melebihi kesturi,
Engkau tak mampu lagi berdiri, namun pengabdian mu tetap abadi

Wahai ksatria bangsa, pahlawan Negara,
Yang bersemayam tenang dalam pusara,
Seuntai kata ini wujud terimakasih ku,
Walau tak akan pernah sebanding dengan jasa mu,
Semoga Engkau tetap tenang di sisi-Nya.





Desember, 2011.
Fona Qorina.
RedQueen

No comments:

Post a Comment